Breaking News:

Berita Kudus

Kabar Gembira Bagi Wirausahawan di Kudus, Bantuan Pemkab Akan Cair Pada Bulan Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mempercepat proses pemulihan ekonomi pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
istimewa/Diskominfo Kudus
Kiri-kanan : Bupati Kudus, HM Hartopo dan Ketua DPRD Kudus, Masan pada saat membeli ‎jualan pedagang angkringan, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mempercepat proses pemulihan ekonomi pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang rencananya berakhir, Minggu (25/7/2021) besok.

Bupati Kudus, HM Hartopo berupaya akan memberikan stimulus bantuan bagi para wirausaha baru yang telah mengajukan proposal.

Hal itu juga merupakan program kerja Bupati Kudus untuk menggeliatkan sektor ekonomi mikro.

"Bantuan untuk 500 wirausaha baru ini masih tetap jalan karena program kerja kami juga. Dan ini sekaligus bisa untuk memacu pemul‎ihan ekonomi di Kudus," ujar Hartopo, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Serunya Mancing Bersedekah di Kolam Ikan Lele Kelurahan Wergu Wetan Kudus, Bantu Warga yang Berduka

Baca juga: ‎Forkopimda Kudus Bagikan Sembako Kepada PKL

Baca juga: Tertibkan Penggunaan Listrik Ilegal di Undaan, PLN Kudus Siapkan Denda Rp 7 Juta

Baca juga: Disperinkop UKM Kudus Tegur Dua Perusahaan, Minta Perusahaan Beri Sanksi Pegawai Abai Prokes

Hibah dari pemerintah daerah ‎yang dianggarkan sebesar Rp 2,5 miliar, harapannya dapat meringankan pelaku usaha kecil yang terdampak pandemi.

"Bantuan ini bisa menjadi stimulus bagi pelaku UMKM," ujar dia.

Selain itu, Hartopo berharap Level 4 yang ditetapkan dapat segera berubah sehingga aktivitas ekonomi bisa pulih kembali.

"Mudah-mudahan, Kudus yang masih darurat level 4 ini bisa segera berubah status levelnya," ucap dia.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperinkop) Kabupaten Kudus, masih melakukan verifikasi terhadap pelaku usaha yang telah mengirimkan proposalnya sejak 2019 lalu.

Namun, karena 2020 program tersebut terkena refocusing anggaran maka ditiadakan hingga dilaksanakan pada 2021 ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved