Berita Kudus
Pinta Bupati Kudus HM Hartopo ke Guru: Dua Menit Ada Penjelasan Terkait Covid-19 di Kelas
Bupati Kudus HM Hartopo meninjau pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SMP 2 Kudus, Rabu (1/9/2021).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo meninjau pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SMP 2 Kudus, Rabu (1/9/2021).
Dalam tinjauannya kali ini dia menekankan agara setiap guru memberi penjelasan perihal Covid-19 kepada siswa barang dua menit.
"Kalau bisa ada waktu satu sampai dua menit ada penjelasan terkait Covid-19 di kelas-kelas," kata Hartopo.
Tak hanya itu, Hartopo juga mengajak guru untuk melakukan protokol kesehatan ganda, yakni memakai face shield dan masker.
Penggunaan tersebut untuk menghindari risiko penularan Covid-19 melalui droplet terlebih saat di ruang guru.
Baca juga: Kejar Status PPKM Level 1, Wali Kota Semarang Hendi Giatkan Tracing dan Testing di Semarang
Baca juga: Viral Wong Lanang Kaos Ireng Menek Patung Kuda Arjuna Wijaya Boyolali, Iki Jawabe Bupati Said
Baca juga: Pedagang Pantai Alam Indah Tegal Kecewa, Wisata Batal Buka, Mereka Terlanjur Utang buat Modal Warung
Saat makan atau minum, para guru diminta untuk tetap menggunakan face shield agar tetap aman dan tak memunculkan potensi penularan Virus Corona.
"Mohon untuk melaksanakan protokol kesehatan secara dobel. Kalau mau makan dan minum tetap pakai face shield ya," ucapnya.
Pihaknya juga menyapa para murid yang sedang melaksanakan PTM terbatas.
Hartopo berpesan agar para murid selalu menjaga agar tetap tertib protokol kesehatan di mana pun berada.
Lebih baik lagi, apabila para murid dapat menjadi agen protokol kesehatan di lingkungannya masing-masing.
"Harus tetap jaga protokol kesehatan ya saat di luar sekolah. Bagus lagi kalau bisa jadi agen protokol kesehatan. Misal mau beli jajan ke warung yang penjualnya tak pakai masker ya sudah pindah warung," kata dia.
Hartopo pun mengingatkan bahwa vaksinasi tidak 100 persen melindungi badan dari Covid-19.
Baca juga: PPKM Level 3, Bupati Sragen Akhirnya Perbolehkan Hajatan Hingga Hiburan
Baca juga: Bunga Salatiga Menanggung Utang Rp 2,3 Miliar Tertipu Lelang Arisan Maryuni Kempling
Baca juga: Chord Gitar Lagu Denting Melly Goeslaw
Pihaknya menyebut vaksinasi hanya untuk meningkatkan sistem imun badan agar lebih kebal.
Oleh karena itu, Hartopo berpesan agar setelah divaksin tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan.
"Kalau sudah divaksin, tidak boleh langsung lepas masker pas keluar rumah dan merasa tidak akan tertular Covid-19. Karena vaksin hanya untuk meningkatkan sistem imun," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ptm-terbatas-di-smp-2-kudus-1-1-1.jpg)