Kota Semarang

Kota Semarang Kembali Terapkan PPKM Level 3, Berikut Jam Buka Toko Modern Restoran dan PKL

Kota Semarang masih menerapakan PPKM Level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru Nomor 13 Tahun 2022. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
humas pemkot semarang
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang masih menerapakan PPKM Level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru Nomor 13 Tahun 2022. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Peraturan Wali Kota Semarang (perwal) terkait PPKM Level 3 hampir sama dengan aturan sebelumnya. 

Toko modern tutup pukul 21.00, sedangkan restoran dan pedagang kaki lima (PKL) beroperasi maksimal hingga pukul 22.00.

Baca juga: Libur Panjang Tak Pengaruhi Peningkatan Kunjungan, Wisatawan Cenderung Turun sejak PPKM Level 3

Baca juga: Banyak Warga Tegal Kecele Aturan Wisata saat PPKM Level 4, di PAI Banyak yang Putar Balik

Baca juga: Kendal PPKM Level 3, Sekolah Tatap Muka Hanya 4 Jam

Hanya saja, terdapat penambahan aturan terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang secara work from home (WFH) dan work from office (WFO). 

"Tadi malam keluar Inmendagri yang baru, Semarang masih di level 3."

"Keputusan perwal hampir sama. Cuma, ada tambahan. ASN 50 persen kerja dari kantor dan 50 persen online dari rumah," papar Hendi, sapaannya, Selasa (1/3/2022) 

Terkait penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM), Hendi menyampaikan, masih tetap seperti sebelumnya yakni berjalan dengan kapasitas 50 persen.

Hasil evaluasi PTM dinilai masih baik, meski terdapat beberapa sekolah harus dihentikan karena ditemukan adanya siswa yang terpapar Covid-19. 

"Secara keseluruhan menghentikan PTM belum ada rencana tapi kemarin ada dua atau tiga sekolah ditutup atau dievakuasi karena ada siswanya terkena Omicron," bebernya. 

Adapun kondisi Covid-19 di Semarang saat ini, Hendi menuturkan, kasus mulai ada tren penurunan dibanding pekan lalu yang mencapai puncak hingga 1.100 kasus.

Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang Mobile Premier League, Main Games Dapat Duit

Baca juga: Bidan Desa di Karanganyar Dapat Motor Operasional Dinas, Juliyatmono: Bentuk Apresiasi Kinerja

Baca juga: Think Pair And Share Tingkatkan Hasil Belajar PAI

Dia berharap, kasus terus berangsur menurun sesuai analisa Dinas Kesehatan yang memprediksi penurunan mulai awal Maret ini. 

"Awal Maret kalau perhitungan teman-teman kota mulai turun. Sekarang tanggal 1 Maret, mudah-mudahanan mulai menurun," ucapnya. 

Berdasarkan data Pemerintah Kota Semarang dalam laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Selasa pukul 17.00, Covid-19 aktif sebanyak 712 kasus.

Rinciannya, 481 warga Semarang dan 231 warga luar kota. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved