Ketua DPRD Kudus Tegaskan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau Tidak Bakal Bisa Diutak-atik

Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) telah ada peruntukannya sendiri.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Ketua DPRD Kudus, Masan, saat menjadi pemateri dalam sosialisasi perundang-undangan di bidang cukai. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) telah ada peruntukannya sendiri.

Penasarufan dana tersebut juga telah ada regulasi yang mengaturnya secara rigid dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215 Tahun 2021. 

Ketua DPRD Kudus, Masan, mengatakan dengan adanya aturan tersebut maka dana cukai yang diterima Kudus tidak bisa diotak-atik sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dana cukai sebesar Rp 174,2 miliar yang diterima Kudus pada 2022 itu peruntukannya paling besar untuk bidang kesejahteraan masyarakat sebesar 50 persen. 

Di antara penggunaannya ini untuk bantuan langsung tunai (BLT) yang menyasar buruh rokok sebanyak 43.500 orang dengan anggaran sebesar Rp 52,2 miliar.

Masing-masing buruh rokok penerima BLT akan menerima sebesar Rp 300 ribu selama dua bulan.

Jadi setia buruh rokok penerima BLT akan mendapat Rp 600 ribu.

Pemerintah kabupaten juga berencana akan menambahinya dua bulan lagi setelah anggaran perubahan. 

Memang untuk alokasi dana cukai pada tahun ini tidak bisa digunakan untuk program infrastruktur.

Dirinya juga berulang kali mendapat usulan terkait hal itu.

Tapi apa boleh buat, regulasi yang ada mengatakan dana cukai tidak bisa untuk program fisik.

Untuk itu, katanya, dirinya bersama Bupati Kudus sudah pernah bertandang ke Kementerian Keuangan melobi agar dana cukai bisa digunakan untuk infrastruktur. 

“Kudus kan memberikan masukan banyak kepada negara di bidang cukai, maka kami berharap usulan kami dilaksanakan,” kata Masan

Untuk sementara memang masih belum bisa digunakan untuk kepentingan infrastruktur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved