Berita Kendal

Harapan Baperlitbang Kendal: Perbup Penyusunan Renja Bisa Digedok Tahun Ini

Raperbup diinisiasi Baperlitbang Kabupaten Kendal dalam rangka singkronisasi usulan masyarakat dan pokok-pokok pemikiran DPRD.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
PEMKAB KENDAL
Public hearing Raperbup Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengusulan Aspirasi Masyarakat dan Pokok-pokok Pikiran DPRD dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemkab Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Jumat (22/7/2022). 

"Yang hadir dan berpartisipasi nantinya bisa mengakomodir masukan dan saran masyarakat Kendal secara umum."

"Kami harus memberikan ruang yang luas dalam proses perumusan kebijakan hingga penentuan peraturan," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (22/7/2022).

Basuki menegaskan, Raperbup ini sebuah i'tikad baik pemerintah daerah untuk mengharmoniskan hasil musrenbang.

Dengan maksud, rencana kerja Kabupaten Kendal bisa disusun dengan baik di tahun-tahun selanjutnya.

Dia berharap, setelah disahkan menjadi Perbup, nantinya bisa menjadi pedoman dalam menyusun rancangan pembangunan daerah yang terbaik. 

"Pihak terkait, termasuk masyarakat bisa memberikan masukan untuk penyusunan Raperbup ini demi kemajuan Kabupaten Kendal ke depan," pintanya. 

Baca juga: Festival Megah Pekan Raya Kendal Dimulai, Ada Pengajian Akbar hingga Pentas Band Papan Atas

Kabid Perencanaan dan Pengendalian Program Baperlitbang Kabupaten Kendal, Albertus Hendri Setyawan menambahkan, ada beberapa masukan dan saran yang ditampung selama dua hari.

Baik yang disampaikan secara langsung dalam public hearing maupun secara tertulis.

Menurutnya, hal itu menjadi bahan Baperlitbang untuk menyempurnakan Raperbup segera mungkin.

Selanjutnya diajukan ke provinsi untuk mendapatkan fasilitasi dan ditetapkan menjadi Peraturan Bupati.

"Sampaikan usulan musrenbang selaras dengan prioritas pembangunan daerah."

"Ke depan, usulan harus lebih cermat dan spesifik."

"Misalnya dalam membedakan antara kewenangan desa dan kabupaten, agar usulan diterima dan bisa dijalankan," terangnya. (*)

Baca juga: 30 Persen CCTV Tingkat RT di Kota Semarang Tidak Berfungsi, Ini Penyebabnya

Baca juga: Banaran 1911, Tempat Ngopi Baru di Kawasan Pabrik Kopi Tua Peninggalan Belanda di Kab Semarang

Baca juga: 4.800 Peserta Diharapkan Bisa Membuka Lapangan Kerja Baru

Baca juga: Wujudkan Sukoharjo Kota Gamelan, Bupati Etik Minta Sekolah Beli Gamelan untuk Siswa

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved