Banjir Mangkang Semarang
Benarkah Karena Proyek Normalisasi Sungai Beringin Semarang? Pemicu Banjir Mangkang Kemarin Sore
Kondisi saluran drainase yang tak mampu menampung debit air lantaran drainase jalan posisi lebih rendah daripada air sungai.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
Hal itu terjadi di Wonosari, Ngaliyan.
"Di Mangkang Wetan sheet pile yang masih kurang dipasang sehingga memberikan celah bagi air masuk ke rumah warga," papar pria yang akrab disapa Pilus itu.
Dia meminta kepada pihak yang mengerjakan proyek Sungai Beringin hal-hal tersebut jangan sampai terulang kembali.
"Iya kami sudah rapatkan koordinasi dengan Camat, nanti kami undang pelaksana proyek yang tadi kami sampaikan dipersiapkan biar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," bebernya.
Menurutnya, normalisasi Sungai Beringin menjadi harapan warga di Wilayah Kecamatan Ngaliyan dan Tugu supaya wilayahnya tidak terendam banjir yang sudah menjadi langganan tiap tahun.
Pihaknya mendorong proyek itu harus selesai tepat waktu dan jangan sampai molor sebab curah hujan tinggi di Desember 2022 sampai Januari 2023.
"Normalisasi ini menjadi kebanggaan warga supaya menjawab impian dan harapan selama ini eh malah ini dikirim lagi," tandasnya. (*)
Baca juga: Sudah Ditambah Tetap Saja Masih Kurang, Segini Sebenarnya Kebutuhan Pupuk Subsidi di Kudus
Baca juga: Rumah Suyono Lagi Dibangun Malah Tertimpa Longsor, Efek Hujan Deras Selama Dua di Wonosobo
Baca juga: Warga Gemah Semarang Was-was Tembok 100 Meter Mau Roboh, Pemilik Yayasan Cuek Saja
Baca juga: Ini Dugaan Penyebab Hendrik Meninggal, Ditemukan Adik Saat Cek Rumah Desa Ngringo Karanganyar