Berita Banyumas
Sekolah Bantah Keluarkan Paksa Korban Rudapaksa 4 Kakek di Banyumas, Kepsek: Saya Justru Melindungi
Sekolah tempat AA (12) yang menjadi korban rudapaksa empat kakek membantah mengeluarkan paksa siswi kelas 1 SMP tersebut
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sekolah tempat AA (12) yang menjadi korban rudapaksa empat kakek membantah mengeluarkan paksa siswi kelas 1 SMP tersebut.
Siswi tersebut menjadi korban pemerkosaan hingga hamil tiga bulan.
Sekolah menceritakan bila awal mula mengetahui siswi tersebut hamil saat siswi tersebut tidak masuk tiga hari setelah libur semester.
Pihak sekolah melalui wali kelas mencoba menghubungi lewat telepon namun tidak direspon.
Sehingga guru BK langsung berkunjung ke rumah korban dan ternyata tidak ada orangnya.
Baca juga: Bocah Dirudapaksa 8 Kakek di Banyumas, Ada yang Melakukan di Kuburan, Kondisi Terkini Memprihatinkan
Baca juga: Netizen Kecewa Bharada E Dintuntut 12 Tahun Penjara, Serbu Instagram Presiden Jokowi
"Awalnya mengetahui siswi itu menjadi korban pemerkosaan usai liburan semester pada awal Januari 2023.
Tetangga menginformasikan bahwa korban menjadi korban pelecehan seksual oleh banyak orang," ujar Kepala sekolah, Agus Widodo kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (19/1/2023).
Pihaknya menyampaikan telah berkomunikasi dengan pendamping korban.
"Kami sampaikan akan membangun mental anaknya dulu dan bagaimana masa depan pendidikannya.
Kami juga menerima permintaan maaf dari orangtua korban karena sudah membuat malu sekolah.
Saya sampaikan kalau sekolah reguler tidak memungkinkan, bagaimana kalau dimutasi ke Paket B, Waktu itu bapaknya tidak ada," ujar Agus.
Kemudian pada siang harinya, ayah korban datang ke sekolah.
Dalam kesempatan itu, Agus kembali menyampaikan saran yang sama agar mutasi ke Paket B, karena tidak memungkinkan sekolah reguler.
Menurut kepala sekolah apabila tetap berada di sekolah reguler tidak memungkinkan karena tiap hari masuk.
"Beban mental anak akan luar biasa, juga pengaruh anak lain, saya tidak bisa mengendalikan," ujarnya.
Cuaca Masih Labil, Warga Banyumas Diminta Waspada Hujan Sedang-Lebat hingga Akhir Agustus |
![]() |
---|
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Profesor, Unsoed Telah Rekomendasikan Sanksi ke Kemdiktisaintek |
![]() |
---|
Sudah Dibuka Sejak Sabtu, Segini Tarif Parkir Resmi di Kolam Retensi Purwokerto |
![]() |
---|
Api Lahap 3 Rumah dan 3 Kendaraan di Candinegara Banyumas, Korsleting Diduga Jadi Penyebab Kebakaran |
![]() |
---|
Ramai Dugaan Pungutan Laptop di SMPN 1 Gumelar Banyumas, Dindik dan Kepsek Angkat Bicara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.