Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

LDII

Gelar Webinar Internasional tentang Dampak Perubahan Iklim, Prof Cordia Chu Apresiasi Aksi LDII

Dalam rangka mengedukasi dan melibatkan generasi muda dalam mengurangi dampak perubahan iklim, DPP LDII mengadakan Webinar Internasional

Istimewa
Dalam rangka mengedukasi dan melibatkan generasi muda dalam mengurangi dampak perubahan iklim, DPP LDII (Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia) mengadakan Webinar Internasional dengan tema "Kontribusi Generasi Muda dalam Mengurangi Dampak Perubahan Iklim untuk Kehidupan di Bumi yang Lebih Baik". 

“Pemanasan global dapat mengancam kesehatan peradaban manusia dan ekosistem yang menjadi tempat tinggal kita,” jelasnya.

Dampak pemanasan global, lanjutnya, jika tidak segera diatasi bersama dapat membahayakan kehidupan di bumi.

“Pemanasan global akan semakin cepat menjadi sekitar 2,4-6,4 °C, dan jika kita tidak melakukan apapun, bumi tidak akan dapat dihuni oleh manusia, hewan, atau tumbuhan,” paparnya.

Penyelesaian beragam masalah lingkungan yang disebabkan oleh pemanasan global tersebut. Menurutnya, penanganan masalah lingkungan membutuhkan aksi kolektif global yang dilakukan secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan.

“Yang paling penting, kita perlu bertindak dengan segera. Ini bukan sesuatu yang bisa kita main-mainkan,” tegasnya.

Ia menyebutkan, ada lima hal yang perlu ditanamkan untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kelesatarian bumi.

“Ada lima hal yang perlu kita perhatikan, yaitu bagaimana kita melihat bumi, bagaimana kita menggerakkan aksi peduli kelestarian bumi, bagaimana kita peduli terhadap tempat tinggal kita di bumi, bagaimana kita mengelola bumi, dan bagaimana kita peduli terhadap kesehatan bumi,” ungkapnya.

Ia mengajak warga LDII untuk terlibat aktif menggelorakkan aksi peduli lingkungan dengan menerapkan green lifestyle pada kehidupan sehari-hari. misalnya dengan menghemat pemakaian air, bijak penggunaan lampu dan listrik, menerapkan konsep 3R (reduce, reuse, recycle), menggunakan kendaraan bebas polusi, dan lain-lain.

“Kita perlu tindakan yang mendesak untuk menyusun strategipencegahan dampak perubahan iklim dan segera melakukan aksi peduli lingkungan,” ungkapnya.

Prof. Cordia Chu juga mengapresiasi LDII sebagai organisasi keagamaan berbasis komunitas yang telah aktif berupaya melakukan aksi peduli lingkungan, mulai dari pengelolaan limbah, penerapan 3R, inovasi teknologi energi alternatif dalam fasilitas infrastruktur, seperti penggunaan energi surya dan mini-hidro, serta melakukan kampanye gerakan penanaman satu juta pohon di seluruh Indonesia.

“Saya mengapresiasi komunitas keagamaan seperti LDII yang secara aktif menjadi pionir dalam menginisiasi dan mendukung praktik ramah lingkungan di berbagai tingkat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia mendorong LDII untuk menggelorakkan aksi kampanye peduli lingkungan dengan melibatkan masyarakat luas agar dapat berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“LDII perlu mempublikasikan aksi tersebut kepada masyarakat luas. Ini bukan sekadar propaganda, tetapi kampanye peduli lingkungan. Bagikan cara LDII merawat kelestarian alam agar dapat menjangkau skala yang lebih luas,” pesannya.

Prof. Cordia Chu mengungkapkan harapan masa depan akan kelestarian bumi semakin terancam. Diperlukan kerjasama berbagai pihak untuk mengatasinya. Untuk itu, mengungkapkan keterbukaannya kepada LDII untuk bekerjasama dengan Griffith University of Australia dalam mewujudkan kehidupan di bumi yang lebih baik.

“Sangatlah menjadi kehormatan bagi kami untuk bekerjasama dengan LDII. Kami senang dapat bekerja bersama dengan banyak mitra Indonesia dan menjadi bagian dari upaya penting menjaga masa depan bumi,” tutupnya. (*)

Baca juga: Skor Akhir 2-2 PSIS Semarang Vs Phnom Penh Crown, Carlos Fortes Selamatkan Tuan Rumah dari Kekalahan

Baca juga: Inilah Pahala Puasa Dzulhijjah 2023 Hari ke-6

Baca juga: Kudeta Rusia : Pasukan Tentara Bayaran Wagner Memulai Pemberontakan di Rusia, Ini Ancaman Putin

Baca juga: 3 Orang Tewas Mengenaskan Akibat Kecelakaan Tunggal Motor Hantam Jembatan hingga Tercebur Sungai

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved