Berita Kesehatan
Jukut Rindik, Tumbuhan Bermanfaat Untuk Mengobati Gonorrhoea dan Rematik
Jukut Rindik, Tumbuhan Bermanfaat Untuk Mengobati Gonorrhoea dan Rematik
Laporan Rijai (2013) menyatakan bahwa akar tumbuhan ini dipercaya dapat meningkatkan stamina dan juga beberapa hasil penelitian terhadap tumbuhan rumput remason terbukti memiliki potensi dalam bidang kefarmasian seperti sitotoksik atau antikanker, antibakteri, dan antimikotik, potensi herba rumput remason juga digambarkan melalui kandungan metabolit sekundernya yaitu mengandung alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, dan steroid.
Beberapa penelitian tentang tumbuhan rumput remason telah dilakukan antara lain bahwa dari akar dan daun tumbuhan rumput remason telah diisolasi senyawa kumarin, xanthan, dan flavonol, dari hasil uji fitokimia dengan menggunakan pereaksisianidin test didapatkan bahwa pada batang dan akarnya terkandung senyawa flavonoid (Nadia, 2007 dalam Istiqomah et al., 2022).
Begitu pula penelitian yang telah dilakukan oleh Rijai (2013), adanya senyawa-senyawa tersebut memiliki efek antibakteri dan antijamur.
Serta flavonoid diketahui merupakan salah satu senyawa yang penting bagi interaksi tumbuhan dan lingkungan sekitarnya seperti mikroba, hewan dan juga tumbuhan lainnya (Mierziak et al.,2014).
Manfaat
Air rebusan dari Akar jukut rindik digunakan sebagai obat gonorrhoea dan sakit rematik.
Daunnya yang dihaluskan dapat pula digunakan untuk mengobati luka, namun penggunaannya harus dilakukan secara berhati-hati dikarenakan air atau sap nya dapat menyebabkan rasa perih apabila terkena mata (Valkenburg, 2002).
Menurut Rijai (2013), jukut rindik berpotensi sebagai anti kanker, anti bakteri, anti jamur dan anti mikroba.
Sebaran
Jukut rindik merupakan tumbuhan asli Amerika tropis, yaitu dari kawasan Meksiko hingga Brazil.
Pada abad ke-17, jenis ini diintroduksi ke Afrika tropis, Indo-Australia, dan Kepulauan Pasifik, termasuk Asia Tenggara (Valkenburg, 2002).
Sementara itu di Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat Jukut rindik dapat ditemukan di Cagar Alam (CA) Gunung Celering, CA Keling 1 ABC, CA Keling II/III dan CA Kembang yang semuanya ada di Kabupaten Jepara.
Penulis
Budi Santoso (KPHK Pati Barat)
Wahyu Nur Khakim (Fabio Unsoed)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Jukut-Rindik-Tumbuhan-Bermanfaat-Untuk-Mengobati-Gonorrhoea-dan-Rematik.jpg)