Kesehatan
Apa Itu OCD? Perilaku Obsesif Kompulsif Begini Cara Pengobatannya dengan Terapi
Apa Itu OCD? Perilaku Obsesif Kompulsif Begini Cara Pengobatannya dengan Terapi
Penulis: non | Editor: galih permadi
Hal tersebut merupakan kebiasaan sederhana yang membuat mereka merasa lebih aman dan nyaman.
Seseorang yang didiagnosis OCD, merasa terdorong untuk melakukan aktivitas tertentu berulang kali.
Penyebab pasti OCD belum diketahui oleh para peneliti.
Akan tetapi, para peneliti memercayai area tertentu di otak mungkin tidak merespons serotonin secara normal.
Serotonin adalah bahan kimia yang digunakan beberapa sel saraf untuk berkomunikasi satu sama lain.
Selain itu, genetika juga dianggap sebagai faktor penyebab OCD .
Apabila, anda, orang tua, atau saudara kandung Anda menderita OCD, terdapat sekitar 25 persen kemungkinan anggota keluarga dekat lainnya akan menderita OCD.
Perawatan
Perawatan khusus untuk OCD biasanya mencakup psikoterapi dan konsumsi obat-obatan.
Menggabungkan kedua perawatan tersebut biasanya yang paling efektif.
Pengobatan
Antidepresan disarankan untuk membantu mengurangi gejala OCD.
Salah satunya yakni Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI).
SSRI adalah antidepresan yang digunakan untuk mengurangi perilaku obsesif dan kompulsi.
Terapi
Terapi bicara dengan ahli kesehatan mental, dapat membantu pengidap merubah pola pikir dan perilaku mereka.
Beberapa terapi yang bisa dilakukan diantaranya terapi perilaku kognitif atau biasa disebut Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan terapi paparan dan respons.
Kedua jenis terapi tersebut merupakan terapi bicara yang efektif bagi banyak orang. (*)
| Penyakit Jantung Tak Kenal Usia, Pasien 30 Tahun Mulai Banyak Ditemukan |
|
|---|
| Kebutuhan Dokter di Jawa Tengah masih tinggi, Tantangan Kesehatan Makin Kompleks |
|
|---|
| Akses Layanan Kesehatan Internasional Kini Lebih Mudah, Tak Perlu Bingung Berobat ke Luar Negeri |
|
|---|
| Kisah Pelari Jalani Gaya Hidup Baru Hingga Mendapat Pertemanan Baru |
|
|---|
| SMC RS Telogorejo Kenalkan RONEE, Robot Operasi Lutut yang Lebih Presisi dan Terukur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-ketakutan_20181023_202152.jpg)