UIN Walisongo Semarang
Dosen UIN Walisongo Semarang Pantau Langsung KKN Internasional di Thailand
Dalam upaya memperluas cakrawala mahasiswa dan meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat, UIN Walisongo Semarang
TRIBUNJATENG.COM, THAILAND -- Dalam upaya memperluas cakrawala mahasiswa dan meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat, UIN Walisongo Semarang mengirimkan dosen pembimbing untuk memantau langsung kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand pada Sabtu 10 Agustus 2024.
Kegiatan KKN Internasional yang berlangsung selama 1 bulan ini melibatkan 11 mahasiswa dari berbagai jurusan.
Kegiatan monitoring KKN dilakukan oleh perwakilan dari lembaga penelitian dan pengabdian mahasiswa (LP2M) UIN Walisongo yaitu Nasrul Fahmi dan Dosen Pembimbing Lapangan, Khotijah.
Monitoring diterima oleh beberapa guru yang terlibat selama kegiatan KKN di ruang rapat Thamvitya Mulniti School.
Dosen pembimbing lapangan, Nasrul Fahmi mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa mahasiswa dapat menjalankan program KKN dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk belajar tentang budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat Thailand,” ungkapnya.
Khotijah selaku dosen pembimbing lapangan yang memonitoring menyampaikan “Tujuan dari monitoring adalah memastikan KKN terlaksana dengan baik.
Dan kami sangat senang di sambut dengan hangat oleh para pihak Thamvitya Mulniti School. Kami berharap agar terus dapat, pembimbing mahasiswa kami yang melaksanakan KKN disini.”
Selama di Thailand, mahasiswa KKN UIN Walisongo terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian, seperti mengajar di sekolah-sekolah, memberikan pelatihan keterampilan, atau melakukan penelitian.
Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Thailand.
Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah mengajar di sekolah-sekolah yang ada di daerah Yala, yakni di Shantitham School dan Thamvitya Mulniti School.
Humas Thamvita Multinity School yaitu ustad Kuding menyampaikan “Kami sengaja membagi lokasi KKN Mahasiswa UIN Walisongo Semarang ini ke Sekolah yang ada di Yala, agar tidak menumpuk dalam satu tempat saja.
Karena di Thamvitya Mulniti School ini ada beberapa peserta KKN dari kampus lain. Tak hanya itu agar satu sama lain dapat bertukar pengalaman bersama teman satu kampusnya.
Dengan lokasi yang berbeda dan tentu pengalaman yang berbeda juga. Dan kami mendapat laporan dari beberapa guru yang terlibat bahwa peserta KKN dari UIN Walisongo Semarang ini dapat mengikuti kegiatan yang ada dengan baik dan penuh sinergi,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berbagi ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Bahasa Indonesia dan keterampilan hidup. Semua itu dilakukan di dalam kelas dan luar kelas.
UiTM Perlis Sambangi UIN Walisongo Semarang, Diskusikan Student Exchange hingga Riset Bersama |
![]() |
---|
Iqbal Ahsanul Aula, Wisudawan Terbaik S2 PBA UIN Walisongo, Ukir Prestasi Hingga Thailand |
![]() |
---|
Fawaid, Wisudawan PAI UIN Walisongo Peraih Cumlaude, Kini Mengabdi di MTsN Rembang |
![]() |
---|
Rizky Bagus Fahreza, Wisudawan Inspiratif UIN Walisongo, dari Anak Buruh Jadi Mahasiswa Terbaik |
![]() |
---|
2.023 Wisudawan UIN Walisongo, Pesan Rektor Jadilah Generasi Pembelajar Sepanjang Hayat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.