Kang Dedi Mulyadi Tertegun Dengar Guru Supriyani Digaji Rp 300 Ribu, Beri Kado Rp 50 Juta
Guru Supriyani,guru honorer SD Negeri 4 Baito, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dapat kado istimewa dari Dedi Mulyadi
TRIBUNJATENG.COM - Guru Supriyani,guru honorer SD Negeri 4 Baito, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dapat kado istimewa dari Dedi Mulyadi.
Supriyani yang baru saja diputus bebas majelis hakim dari seluruh dakwaan jaksa penuntut umum atas tuduhan penganiayaan itu bakal dapat uang Rp 50 juta.
Awalnya. Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang merupakan Calon gubernur Jawa Barat (Jabar) menghubungi Supriyani melalui video call setelah mendengar putusan bebas tersebut.
Baca juga: Divonis Bebas, Guru Supriyani Menangis dan Tak Henti Ucap Terima Kasih
KDM menyampaikan selamat atas kebebasannya. KDM menyambut gembira bebasnya guru Supriyani.
Sejak kasus tersebut mencuat, dia turut mendukung perjuangan guru honorer itu.
Dalam video call itu, terungkap bahwa gaji Supriyani sebagai guru honorer di SD Negeri 4 Baito, Konawe Selatan sebesar Rp 300.000 per bulan.
Uang itu dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Artinya, dalam waktu tiga bulan, Supriyani menerima gaji Rp 900.000.
Mendengar hal itu Dedi Mulyadi pun tertegun.
Tokoh Jawa Barat itu spontan memberikan hadiah spesial atas bebasnya Supriyani tepat di Hari Guru Nasional.
"Bu Supriyani, saya beri supporting buat Ibu ya Rp 50 juta," katanya dalam siaran pers, Kamis (28/11/2024).
Mendengar kabar itu, Supriyani langsung menangis bahagia dan tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada KDM.
Dalam kesempatan itu, KDM juga memohon kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) agar memperhatikan Supriyani.
Menurutnya, pada Desember 2024, saat Supriyani mengikuti tes calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bisa diloloskan.
"Ibu Supriyani telah mengalami kepahitan hidup yang mendalam. Dia dikriminalisasi aparat penegak hukum, padahal tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan, " ujarnya.
Kabar gembira bebasnya Supriyani semakin semarak karena diputuskan tepat di Hari Guru Nasional ke-79 yang jatuh pada 25 November 2024.
| KDRT Maut, Suami Sempat Mandikan dan Sisir Rambut Istri yang Sudah Tewas, Berharap Hidup Lagi |
|
|---|
| Tewas Dianiaya Suami, AS Ditemukan Terbaring Penuh Luka Memar di Samping Anak Balitanya |
|
|---|
| Nasib 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipaksa Potong Rambut, Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Solusi |
|
|---|
| Bocah SD Korbannya Trauma Berat, Sertu MB Melarikan Diri saat Diperiksa Dugaan Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Oknum TNI Kabur saat Diperiksa Terkait Kasus Pencabulan Anak SD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Alasan-Jaksa-Tuntut-Bebas-Guru-Supriyani-3-Saksi-Tak-Melihat-Pemukulan-ke-Anak-Polisi.jpg)