Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PHK Massal Buruh Sritex

Jumat Ini Hari Terakhir Buruh Sritex Bekerja, 8.475 Orang Sudah Terima Surat PHK, Hati Mereka Sakit

PT Sritex bakal tutup secara permanen per 1 Maret 2025, yang artinya, Jumat (28/2/2025) adalah hari terakhir mereka bekerja sebagai buruh Sritex.

Editor: deni setiawan
TRIBUN SOLO/ANANG MARUF
TERIMA NASIB - Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Sukoharjo mulai membawa perlengkapan pribadi mereka dari tempat kerja setelah penyebaran formulir pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Rabu (26/2/2025). Kabar penutupan permanen itu pun semakin kuat setelah Dispenaker Kabupaten Sukoharjo bertemu dengan perwakilan Manajemen Sritex pada Kamis (27/2/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Warti, karyawan bagian garmen di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjadi satu dari ribuan buruh yang terancam mengalami PHK massal.

Sesuai informasi dari Dispenaker Kabupaten Sukoharjo, total ada sekira 8.475 buruh atau karyawan yang akan terdampak PHK.

Perusahaan tersebut bakal tutup secara permanen per 1 Maret 2025, yang artinya, Jumat (28/2/2025) adalah hari terakhir mereka bekerja sebagai buruh Sritex.

Baca juga: Tangis Pilu Warti Buruh Garmen PT Sritex, Pengabdian 25 Tahun Berakhir PHK Massal: Hati Saya Sakit

Baca juga: Tanda-tanda PHK Massal 6.660 Buruh Sritex Makin Dekat, Surat Mulai Diterbitkan Hari Ini

Warti tak bisa menahan tangis selepas mengetahui nasibnya sebagai buruh PT Sritex selama 25 tahun ini bakal berakhir.

Dia bersama buruh lainnya pun sudah beres-beres, memunguti barang pribadi untuk dibawa pulang pada Kamis (27/2/2025).

Dia tak menyangka, pengabdiannya di pabrik tekstil ini harus berakhir pilu, perusahaan dinyatakan pailit dan para buruh pun harus mengalami PHK massal.

Ya, suasana sedih menyelimuti pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Kabupaten Sukoharjo

Mereka yang menggantungkan hidupnya di sana langkahnya terpaksa terhenti.

Padahal mereka sudah memberi pengabdian di PT Sritex berpuluh-puluh tahun.

Setelah kabar pailit pada 21 Oktober 2024, asa keberlangsungan usaha dan aktivitas bekerja kala itu masih ada. 

Namun seperti mimpi buruk yang tidak disangka-sangka.

Pada 26 Februari 2025 menjadi sejarah kelam bagi 8.475 buruh di Sritex terdampak PHK.

Salah satu karyawan bagian garmen, Warti pun kecewa dan tersakiti atas putusan tersebut.

"Di sini sudah 25 tahun."

"Hati saya sakit, rasanya ingin menangis."

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved