Berita Blora
Seribuan Anak Tak Sekolah di Blora Ternyata Anak Berkebutuhan Khusus
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora sebut seribuan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Blora merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora sebut seribuan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Blora merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Pasalnya, berdasarkan data Disdik Blora, jumlah ATS di Blora pada 2025, ada 3.769 orang.
Sekretaris Disdik Blora, Nuril Huda, mengatakan 30 persen dari jumlah ATS tersebut, berlatarbelakang ABK.
"Setelah kita verifikasi di lapangan, ATS itu banyak yang berasal dari anak-anak yang berkebutuhan khusus.
Sekitar 30 persen, atau sekitar 1.000 lebih sedikit yang mereka itu berkebutuhan khusus," ujarnya.
Lebih lanjut, menurutnya hal itu menjadi salah satu perhatian Disdik.
Utamanya agar Anak Berkebutuhan Khusus di Blora bisa mengakses hak pendidikannya.
"Jadi ini juga menjadi perhatian kita bagaimana terutama anak-anak yang berkebutuhan khusus ini juga bisa mengakses pendidikan."
"Jadi sepanjang nanti untuk anak-anak ABK yang kebetulan di situ ada Sekolah Luar Biasa (SLB), nanti kita arahkan untuk ke sana."
"Tapi yang ke daerah-daerah yang tidak terjangkau dan lain sebagainya, nanti kita tetap arahkan untuk ke sekolah terdekat melalui sekolah inklusi," jelasnya.
Selain itu, Nuril menyampaikan bahwa Disdik juga telah mendirikan Unit Layanan Disabilitas (ULD), sebagai bentuk perhatian untuk ABK.
"Mulai tahun kemarin sudah kita rintis pendirian ULD. ULD itu unit layanan disabilitas.
Nanti kita gabung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kauman.
SKB nanti ada tambahan layanan yaitu unit layanan layanan disabilitas."
"Insyaallah tahun inilah nanti kita bisa bergerak. Nah, ULD ini juga dalam rangka untuk penanganan anak-anak berkebutuhan khusus yang terdaftar di ATS, yang kebetulan di daerahnya itu tidak ada SLB.
Harapannya Bagaimanapun, anak-anak berkebutuhan khusus ini bisa terlayani," paparnya.(Iqs)
| Anggaran Rehab Sekolah Dialihkan ke Infrastruktur Jalan, DPRD Blora Dorong Dindik Cari Sumber Lain |
|
|---|
| Anggaran Rehab Sekolah di Blora 2026 Ditiadakan, Dialihkan untuk Infrastruktur Jalan |
|
|---|
| 181 Lulusan IAI Khozinatul Ulum Blora Diwisuda, Bupati Tekankan Peran Sarjana dalam Peradaban Islam |
|
|---|
| Sudah Dua Periode Menjabat, Abdul Hakim Dorong Estafet Kepemimpinan di PKB Blora Dipegang Anak Muda |
|
|---|
| Banyak Korban Bullying dari Sekolah Formal Pindah ke SKB Blora, Ini Upaya Pemulihannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250703_Nuril-Huda.jpg)