Minggu, 7 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Cuaca Tak Menentu Picu Flu Berat, Ini Beda Superflu dan COVID-19

Istilah “superflu” belakangan ramai terdengar seiring meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan yang diakibatkan anomali cuaca

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
ILUSTRASI - Musim Penghujan di Semarang 


Ia menambahkan, kemiripan gejala antara influenza dan COVID-19 membuat pemeriksaan laboratorium menjadi sangat penting.


Peran Penting Pemeriksaan Laboratorium


Sekretaris 2 IDI Cabang Kota Semarang, dr Okty Prahalanitya Sp.PK MARS M.Biomed menegaskan, pemeriksaan laboratorium menjadi kunci untuk memastikan diagnosis secara akurat.


“Pemeriksaan Influenza A dan SARS-CoV-2 sangat penting karena gejala klinisnya bisa saling menyerupai. Diagnosis yang tepat akan menentukan terapi yang sesuai dan menekan risiko komplikasi maupun penularan lanjutan,” katanya.


Pemeriksaan ini terutama dianjurkan bagi pasien dengan gejala berat atau kelompok berisiko.


Dokter mengimbau masyarakat tidak menyepelekan flu berat, terutama bila disertai demam tinggi lebih dari tiga hari, sesak napas, nyeri dada, atau lemas berat. 


Kelompok rentan disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.


Selain itu, masyarakat diminta menghindari swamedikasi berlebihan, khususnya penggunaan antibiotik tanpa indikasi medis.


Langkah pencegahan tetap menjadi kunci, antara lain menjaga pola hidup sehat, mencukupi istirahat, mengonsumsi gizi seimbang, serta mempertimbangkan vaksinasi influenza, terutama bagi kelompok berisiko.


“Masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak. Istilah superflu tidak perlu menimbulkan kepanikan. Influenza dapat dicegah dan ditangani dengan baik bila dikenali sejak dini dan dibedakan secara tepat dari COVID-19,” pungkas dr Okty. (Rad)

 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved