UKSW SALATIGA
Jejak Pertama di UKSW: Kisah Mahasiswa Baru dari Madagaskar, Ghana, dan Nusantara di OMB 2025
Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UKSW 2025 telah berlangsung dalam rangkaian panjang kegiatan yang menyatukan semangat akademik dan kebersamaan.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Cerita serupa datang dari mahasiswa internasional lainnya, Ntadi Lassim Theodora, mahasiswa baru Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) yang membagikan kesan hangatnya mengikuti OMB.
“Kegiatan OMB sangat menyenangkan, saya mendapat banyak teman baru dan kegiatan terasa seru."
"Saya terkesan dengan kedisiplinan serta fokus UKSW pada pendidikan, keterampilan, dan sikap."
"Itu membuat saya semakin bersemangat untuk beradaptasi,” ujarnya.
Mahasiswi asal Ghana ini juga menuturkan bahwa alasannya berkuliah di UKSW dikarenakan reputasi universitas yang dinilainya mendukung mahasiswa berkembang secara akademik maupun pribadi.
“Saya ingin berada di lingkungan yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu."
"Para dosen di sini sangat suportif, sehingga saya yakin UKSW adalah tempat terbaik untuk belajar sekaligus berkontribusi,” tambahnya.
Keluarga Baru
Kehangatan dan inklusivitas yang dirasakan mahasiswa internasional ini juga turut dialami mahasiswa Indonesia yang baru bergabung.
Hana Gabriella Anastacia Prayitno, mahasiswi baru Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK), mengaku sempat diliputi rasa ragu sebelum masuk kuliah.
“Awalnya saya takut, apalagi sebagai perempuan di jurusan yang mayoritas laki-laki."
"Saya sempat khawatir tidak bisa menemukan teman."
"Namun syukurlah, sejak OMB dimulai saya langsung disambut dengan ramah."
"Teman-teman dan kakak tingkat sangat terbuka."
"Saya merasa UKSW bukan hanya kampus, tetapi keluarga baru yang membuat saya yakin bisa bertumbuh bersama,” ungkap mahasiswi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.