TAG
IHSG Anjlok
-
IHSG Masih Rawan Profit Taking
Rencana otoritas mengenai ketentuan free float baru dan penindakan tegas terhadap penggoreng saham mendorong terjadinya profit taking.
Minggu, 19 Oktober 2025 -
Menkeu Anggap Sentimen Global Jadi Penyebab IHSG Anjlok
Indeks anjlok 2,57 persen atau terpangkas 209,10 poin ke level 7.915,65 pada penutupan perdagangan Jumat (17/10).
Jumat, 17 Oktober 2025 -
IHSG Anjlok, Investor Tunggu Aksi Menkeu Baru
Arah pasar ke depan masih akan ditentukan oleh kepastian kebijakan sang menteri keuangan baru.
Selasa, 9 September 2025 -
IHSG Melemah 65 Poin di Akhir Juli, Saham Perbankan Tekan Pasar
IHSG hari ini ditutup melemah ke level 7.484. Saham perbankan jadi beban, investor waspadai arah pasar. IHSG turun seiring tekanan global.
Kamis, 31 Juli 2025 -
IHSG Berpeluang Rebound
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,91 persen atau 68,76 poin ke 7.505,26 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Selasa, 5 November 2024 -
IHSG Berpeluang Lanjutkan Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rawan terkoreksi pada perdagangan Selasa (29/10), setelah melemah 0,78 persen ke posisi 7.634,63
Selasa, 29 Oktober 2024 -
IHSG Masih Berpeluang Melemah Lagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada akhir pekan lalu. IHSG melemah 0,63 persen pada perdagangan Jumat (4/10)
Senin, 7 Oktober 2024 -
IHSG Bisa Ambruk Lagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 1,03 persen atau 78,87 poin ke 7.563,26 pada perdagangan Rabu (2/10)
Kamis, 3 Oktober 2024 -
IHSG Berpeluang Melemah Lagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Senin (23/9).
Selasa, 24 September 2024 -
IHSG Tergelincir Setelah Catat Rekor
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (9/9) dengan terkoreksi 0,25 persen atau turun 19,10 poin ke level 7.702,73
Rabu, 11 September 2024 -
IHSG dalam Tren Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (30/7), masih melanjutkan tren penurunan, dengan ditutup turun 47,03 poin atau 0,65 persen
Rabu, 31 Juli 2024 -
IHSG Berpeluang Menguat Lagi Usai Rebound
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,94 persen atau 65,45 ke 7.036,19 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Selasa, 4 Juni 2024 -
Anjlok pada Rabu, IHSG Berpotensi Melemah Lagi pada Kamis
Pergerakan itu dipengaruhi kekhawatiran akan kenaikan suku bunga akhir bulan ini, serta didorong pelemahan bursa saham secara global.
Rabu, 13 Juli 2022 -
IHSG Anjlok Lagi pada Senin, Ada Potensi Rebound pada Selasa
Pelemahan IHSG dipicu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga BI di bulan ini setelah rilis data inflasi tercatat naik akhir pekan kemarin.
Senin, 4 Juli 2022 -
IHSG Anjlok Cukup Dalam Sepekan Lalu, Kini Ada Peluang Rebound
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot cukup dalam selama sepekan lalu. Mengutip data RTI Business, IHSG tertekan 3,53 persen pada minggu lalu.
Senin, 4 Juli 2022 -
IHSG Anjlok 3,53 % Sepekan Lalu: Ada Peluang Rebound
Indeks di kawasan Eropa menjelang akhir pekan lalu mengalami rebound, di mana katalis-katalis itu memungkinkan diikuti IHSG
Minggu, 3 Juli 2022 -
IHSG Ambruk, Kapitalisasi Pasar Bursa Hangus Rp 137 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan lalu ambruk hingga minus 1,34 persen
Minggu, 12 Juni 2022 -
IHSG Ambrol Usai Libur Lebaran, Dinilai Efek Respon The Fed
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah libur Idulfitri 2022, Senin (9/5), ditutup anjlok 4,42 persen atau 319 poin ke posisi 6.909,75.
Selasa, 10 Mei 2022 -
IHSG Ambrol Usai Libur Lebaran
Tekanan IHSG berasal dari efek kenaikan suku bunga The Fed dan antisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca-mudik Lebaran. Pasar juga menantikan respon BI
Senin, 9 Mei 2022