Berita Kesehatan
Lebih Bergizi Mana Tahu atau Tempe? Simak Daftar Kandungannya
Tahu dan tempe sudah menjadi makanan sehari-hari warga Indonesia. Kedua lauk itu menjadi sumber protein nabati.
TRIBUNJATENG.COM - Tahu dan tempe sudah menjadi makanan sehari-hari warga Indonesia.
Kedua lauk itu menjadi sumber protein nabati.
Warga Indonesia biasa mengkonsumsinya dengan digoreng, atau diolah dan dicampur dengan berbagai macam sayuran
Terdapat banyak jenis masakan Tanah Air yang memakai tahu atau tempe sebagai bahan dasarnya.
Baca juga: Resep Tempe Tahu Mendoan Camilan Kesukaan Keluarga
Baca juga: Resep Ayam Tahu Saos Lada Hitam Homemade Ala Kedai Hokage, Praktis dan Ekonomis Untuk Makan Siang
Baca juga: Resep Perkedel Tempe Cocok Jadi Lauk Makan Siang atau Camilan
Seperti yang diketahui, tahu dan tempe bisa menjadi solusi untuk mendapatkan protein nabati yang murah, bergizi, namun lezat.
Meski sama-sama terbuat dari kacang kedelai dan menawarkan manfaat kesehatan yang serupa, namun kedua makanan ini memiliki rasa, tekstur, dan profil nutrisi yang berbeda.
Bahkan cara membuatnya pun berbeda.
Saat membuat tahu, susu kedelai harus digumpalkan dan ditekan terlebih dahulu hingga berubah menjadi balok-balok putih padat.
Sementara itu, tempe dibuat dari kacang kedelai yang difermentasi dan dipadatkan.
Tak hanya kedelai, biji-bijian lain juga bisa dijadikan bahan baku pembuatan tempe.
Tahu dan tempe bahkan bisa menjadi alternatif pengganti daging, karena kandungan gizi dan rasanya yang lezat meski diolah menjadi berbagai hidangan istimewa.
Kandungan nutrisi tahu dan tempe
Tahu dan tempe sama-sama mengandung berbagai macam nutrisi.
3 ons tahu mengandung 80 kalori, 8 gram protein, 2 gram karbohidrat, 2 gram serat, 5 gram lemak, kalsium, zat bsi, kalium, dan sodium.
Sedangkan 3 ons tempe mengandung 140 kalori, 16 gram protein, 10 gram karbohidrat, 7 gram serat, 5 gram lemak, kalsium, zat besi, kalium, dan sodium.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menu-diet-tahu-dan-teekj.jpg)