Forum Mahasiswa
OPINI Cahyo Dwi Kartiko : Metaverse Inovasi atau Ancaman?
KENAPA orang bisa menghabiskan waktu berjam jam hanya untuk menatap layar smartphone sambil melihat scrolling social media entah itu Instagram, Tik-to
Banyak hal
Menurut saya metaverse memiliki beberapa kelebihan antara lain menyatukan orang, membuat banyak kesenangan, menawarkan aura misterius dari dunia asing, membuat semuanya lebih menyenangkan dan lebih menarik, meningkatkan pekerjaan di rumah dan sekolah di rumah. Dapat melakukan banyak hal yang tidak bisa kita lakukan di dunia nyata namun hanya bisa kita lakukan di metaverse.
Selain sisi positif dalam perspektif penulis, Metaverse juga memiliki banyak sisi negatif. Sisi buruk dari metaverse adalah pemisahan yang akan terjadi antara manusia dan kenyataan.
Ini adalah perspektif di mana teknologi sepenuhnya menarik perhatian manusia, mengalihkan kita dari dunia nyata sepenuhnya.
Kita akan menjadi kecanduan metaverse pada akhirnya dan anak-anak kita akan tumbuh bersamanya.
Ini adalah arah yang nyaris tak terhindarkan. Teknologi pada akhirnya merupakan perpanjangan dari kita dan teknologi adalah masa depan kita.
Menurut pendapat penulis, metaverse dapat memiliki beberapa kontra antara lain menghasilkan kecanduan, membuat orang lupa waktu, memisahkan orang dari alam nyata dan dunia nyata, merangsang indra secara berlebihan.
Selain itu di dalam Metaverse juga terdapat komponen teknologi internet modern seperti non-fungible token alias NFT dan mata uang kripto tidak hanya akan jadi fitur, tetapi juga akan diperkuat.
Dengan demikian orang-orang bisa membangun jaringan bisnis sendiri di dunia virtual. Mirip-miriplah kayak film-film science fiction atau Game Game RPG.
Nah, meski janji-janji yang disebutkan dalam beberapa artikel berita tentang metaverse terlihat sebagai solusi modern dari berbagai keterbatasan dunia nyata, beberapa pihak, utamanya pemerintah, mulai mengkritisi dan membatasi kekuatan yang dimiliki para perusahaan besar teknologi alias big tech ini.
Kekhawatirannya adalah kapabilitas teknologi big tech yang semakin berkembang dapat mengganggu tatanan sosial, ekonomi, bahkan politik.
Dunia maya
Bukan hal yang aneh sih sebetulnya karena di negara seperti Amerika Serikat saja Facebook dalam beberapa tahun terakhir ini dikenakan kasus pelanggaran data pribadi, hoaks, sampai penyebaran ujaran kebencian.
Ini yang kemudian membuat banyak orang mewaspadai kemunculan Metaverse dalam konteks perubahan masif secara sosial, politik dan ekonomi masyarakat global.
Apalagi campur tangan big tech dalam politik, khususnya Facebook yang sekarang namanya berganti jadi Meta, terkenal memiliki reputasi yang buruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/terlihat-di-layar-ceo-facebook-mark-zuckerberg-mengumumkan-nama-baru-mereka.jpg)