Berita Karanganyar
Ayo Buruan yang Minat, Pendaftaran Calon Transmigran di Karanganyar Sudah Dibuka, Berikut Syaratnya
Pembukaan pendaftaran tersebut menindaklanjuti surat Kepala Disnakertrans Jateng Nomor 475/5875 perihal usulan program transmigrasi tahun 2023.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar membuka pendaftaran calon transmigran untuk 2023.
Pembukaan pendaftaran tersebut menindaklanjuti surat Kepala Disnakertrans Jateng Nomor 475/5875 perihal usulan program transmigrasi tahun 2023.
Berdasarkan informasi, pembukaan pendaftaran calon transmigran 2023 mulai 1 Oktober 2022 dan berakhir pada 16 Desember 2022.
Baca juga: Karanganyar Memasuki Musim Penghujan, BPBD: Waspadailah Potensi Longsor dan Angin Kencang
Baca juga: Kejari Karanganyar Panggil 4 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan BUMDes Berjo
Kepala Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar, Martadi menyampaikan, ada beberapa syarat bagi masyarakat yang hendak mendaftarkan diri sebagai calon transmigran.
Seperti WNI dan sudah berkeluarga, usia 19 hingga 49 tahun, bagi anggota TNI yang telah memasuki purnabakti batasan usia 48 hingga 55 tahun.
Selain itu, calon transmigran juga harus dalam kondisi sehat dibuktikan dengan surat keterangan dokter, memiliki keterampilan dibuktikan dengan sertifikat, dan belum pernah bertransmigrasi dibuktikan dengan surat keterangan dari desa atau kelurahan.
"Bila ada yang berminat bisa langsung datang ke Kantor Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar."
Baca juga: Operasi Zebra Candi 2022, Polres Karanganyar Tetap Tindak Pengendara Gunakan Knalpot Brong
Baca juga: Pasutri Meninggal Dunia Saat Bulan Madu di Hotel Wilayah Karanganyar, Ini Penyebabnya
"Kami akan akomodir dan mendatanya, setelah itu kami kirim data tersebut ke kementerian," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (4/10/2022).
Dia menuturkan, lokasi transmigrasi tahun ini ada beberapa daerah meliputi Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Adapun sebelumnya ada 2 KK terdiri dari 9 jiwa warga Kabupaten Karanganyar yang mengikuti program transmigrasi dan telah diberangkatkan ke Gorontalo pada tahun ini.
"Karena nanti mendapatkan lahan, yang penting para calon transmigran mau bekerja dan mempunyai pengalaman bercocok tanam karena yang digarap di sana nanti lahan," ucapnya. (*)
Baca juga: Larangan Penggunaan Kantong Plastik Segera Diterbitkan, Utamanya Toko Modern di Salatiga
Baca juga: Kreasi Unik Muhadi, Peci Blangkon Batik Yang Bisa Dipakai Untuk Beragam Acara
Baca juga: Puisi Pesan Ruth pada Tiap Perawan Sitor Situmorang
Baca juga: Tangani Dampak Inflasi Akibat Kenaikan BBM, Pemkab Pekalongan Alokasikan Rp 4,9 Miliar