Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Panitia PBAK UIN Saizu: Turhamun Apresiasi Penguatan Moderasi Beragama

Kepala Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Turhamun memberikan apresiasi

UIN Saizu
Panitia PBAK Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mengikuti diskusi panel penguatan moderasi beragama. (Foto : Dok UIN Saizu) 

TRIBUNJATENG.COM - Kepala Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Turhamun memberikan apresiasi terselenggaranya Penguatan Moderasi Beragama kepada Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Rabu (17/7/2024).

Kegiatan Penguatan Moderasi Beragama tersebut digawangi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Saizu Purwokerto di Hall Perpustakaan kampus setempat. "Semoga kegiatan serupa dilakukan setiap fakultas, bahkan pada tingkat universitas," ungkapnya.

Pihaknya tentu berterimakasih kepada Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Profesor Fauzi yang turut terlibat memberikan penguatan moderasi beragama tersebut. Dekan beserta Wakil Dekan 1 FTIK, Prof Suparjo turut membersamai kegiatan yang diinisiasi Dema FTIK UIN Saizu tersebut.

Menurut Turhamun, kegiatan semacam ini penting, mengingat PBAK adalah wajah pertama yang dilihat para mahasiswa baru. Harapannya, melalui Panitia PBAK, para mahasiswa baru bisa melihat secara gamblang UIN Saizu Purwokerto memiliki ruh komitmen kebangsaan, toleransi dan anti kekerasan.

Selain itu, Kampus Hijau UIN Saizu Purwokerto juga sangat menghargai atau menerima segala tradisi di masyarakat. Pasalnya, mahasiswa baru yang akan berkuliah di Kampus UIN Saizu tentu berangkat dari berbagai macam daerah yang memiliki tradisi berbeda-beda.

Moderasi beragama merupakan konsep yang menekankan pada sikap saling menghormati dan toleransi di antara kelompok agama yang berbeda. Konsep ini mengajarkan, setiap orang memiliki hak untuk memilih dan mengamalkan agamanya masing-masing, tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak lain.

Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FTIK UIN Saizu Purwokerto, Adhi Prasetyo menyebutkan, pembekalan tentang moderasi beragama penting diberikan kepada para Panitia PBAK FTIK UIN Saizu Purwokerto. Ini agar seluruh panitia senantiasa menghargai berbagai perbedaan tersebut.

"Panitia PBAK ini yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan para mahasiswa baru. Bapak Dekan FTIK sudah memberikan penekanan agar dalam kegiatan PBAK ini tidak ada diskriminasi, harus menjunjung tinggi rasa moderat untuk mahasiswa baru, khususnya di FTIK," ungkapnya.

Harapannya para panitia yang telah mengikuti upgrading dan penguatan moderasi beragama, dapat mengimplementasikan dan menularkan nilai-nilai moderasi beragama kepada para mahasiswa baru. "Jumlah Panitia PBAK ini total ada 111 mahasiswa, semoga mereka bisa menularkan ke para mahasiswa baru," harap dia.

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!

#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #purwokerto #kampushijau

Baca juga: Baznas Jateng Gelontor Beasiswa Rp158,4 Juta untuk 44 Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto

Baca juga: Panitia PBAK FTIK UIN Saizu 2024 Dapat Penguatan Moderasi Beragama

Baca juga: 476 Mahasiswa UIN Saizu Jalani KKN Regular di 47 Desa di Kabupaten Brebes

Baca juga: Kampus UIN Saizu Purwokerto Resmi Miliki Lembaga Pemeriksa Halal, Ini Tugas dan Perannya

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved