Berita Suriah
Indonesia Belum Ambil Sikap Terkait Pemerintahan Baru Suriah
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI), Roy Soemirat menyatakan, Indonesia belum mengambil sikap resmi terkait pemerintah
TRIBUNJATENG.COM -- ,Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI), Roy Soemirat menyatakan, Indonesia belum mengambil sikap resmi terkait pemerintahan baru Suriah, yang saat ini dikuasai oleh kelompok Hayat Tahrir Al Sham (HTS).
Roy menjelaskan, peralihan pemerintahan di Suriah masih dalam proses setelah berakhirnya konflik terbuka yang berkepanjangan.
"Itu kan tidak serta-merta semuanya selesai begitu saja. Kita juga tetap harus melihat bagaimana penerimaan dari seluruh masyarakat internasional dan seluruh stakeholder yang ada di Suriah mengenai perkembangan dinamika saat ini," ujar Roy dalam konferensi pers di kantor Kemenlu RI, Jakarta Pusat, pada Senin (16/12).
Roy menegaskan, Indonesia akan terus aktif membahas isu-isu terkait Suriah, termasuk dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan tidak akan terburu-buru dalam memberikan pengakuan kepada pemerintahan baru Suriah.
"Karena, untuk masyarakat internasional yang penting bukan itu, tapi bagaimana Suriah dapat kembali normal. Seluruh masyarakat dan stakeholder Suriah harus sepakat mengenai langkah ke depan sebagai sebuah negara," ujar Roy.
Dia juga menekankan bahwa masih banyak resolusi Dewan Keamanan PBB yang perlu dijalankan terkait situasi di Suriah.
Oleh karena itu kewajiban resolusi DK-PBB menjadi prioritas utama dalam konflik di Suriah. "Jadi, tidak bisa dipandang sebelah mata kewajiban-kewajiban resolusi DK-PBB ini. Harus dilihat lagi nantinya bagaimana implementasi lebih lanjut," ujarnya. (kps/Tribunnews)
Baca juga: 32 Penambang Terjebak dalam Tambang Batu Bara Runtuh di Afghanistan
Baca juga: Skenario Timnas Indonesia Lolos Semifinal ASEAN Cup 2024, Wajib Menang Melawan Filipina
Baca juga: Jadwal Liga 1 Selasa 17 Desember 2024 Malut United Vs PSM Makassar dan PSS Sleman Vs PSIS Semarang
| Bashar al Assad Sampaikan Pernyataan Tertulis Pertama sejak Terguling |
|
|---|
| Kemenlu Evakuasi 65 WNI dari Suriah : Kami Cari Data WNI Gabung Pemberontak |
|
|---|
| 37 WNI Dievakuasi dari Suriah, PBB Sahkan Resolusi Mendesak Gencatan Senjata di Jalur Gaza |
|
|---|
| Pemberontak Suriah Tunjuk Al Bashir sebagai Perdana Menteri Transisi |
|
|---|
| Al Julani Siap Bentuk Pemerintahan Transisi dan Umumkan Daftar Mantan Pejabat yang Siksa Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Asap-mengepul-di-Qamishli-di-timur-laut-Suriah-dekat-perbatasan-Turki-pada-25-Desember.jpg)