Tribun Jateng Hari Ini
Transaksi Digital QRIS Masih Hadapi Sejumlah Tantangan di Masyarakat
Masalah kebiasaan, kendala jaringan, hingga kepercayaan terhadap sistem masih menjadi tantangan penggunaan QRIS di tengah masyarakat.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Vito
Adapun, pembayaran cashless yang bisa digunakan untuk transaksi pembelian tiket masuk Guci saat ini yakni melalui m-banking, Gopay, Shopee Pay, Dana, Ovo, Livin Mandiri, Brimo, dan lain-lain.
Pengunjung Guci asal Cirebon, Nugroho mengatakan, tidak mengetahui pembayaran retribusi Guci harus menggunakan QRIS, karena terakhir kali berkunjung masih bisa melakukan pembayaran secara tunai.
Karena kebetulan saldo m-bankingnya tidak memenuhi dan dompet digital lain yang dimiliki juga demikian, Nugroho pun harus terlebih dahulu mengisi saldo untuk pembayaran tiket masuk di Mini ATM yang tersedia.
Ia tak menyangka, karena ternyata tidak hanya dirinya yang terkendala masuk Guci akibat aturan baru itu, tetapi banyak pengunjung lain yang senasib, sehingga mau tidak mau harus antre.
Setelah antre sekitar 10 menit, Nugroho pun mendapat giliran, dan bisa bertransaksi membayar retribusi tiket masuk Guci. Ia mengaku belum terbiasa memakai pembayaran QRIS, dan lebih sering menggunakan uang cash ketika berwisata.
"Saya terakhir kali ke Guci sekitar November 2025, dan saat itu pembayaran masih bisa pakai uang tunai. Ini balik lagi bersama anak-anak dan istri ternyata wajib pakai QRIS, kebetulan saldo tidak cukup, akhirnya isi dulu. Ya belum terbiasa dan agak repot juga karena tadi antre lumayan lama," paparnya. (Tito Isna Utama/Saiful Ma'sum/Desta Leila Kartika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250101_Pembeli-mengakses-transaksi-pembelian-pakai-QRIS_1.jpg)