Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kajen

Selang Susu dan Harapan: Kisah Arsa Melawan Bibir Sumbing

Arsa Bama Devananta sudah akrab dengan selang susu yang menempel setiap hari untuk membantunya bertahan.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Indra Dwi Purnomo
BAYI BIBIR SUMBING - Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kauman, Umul Khasanah (kiri), didampingi Pendamping Sosial Kecamatan Wiradesa, Sumiyati saat melakukan pemeriksaan dan pemantauan, Arsa Bama Devananta umur 8 bulan, di RT 15 dan RW 8, Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Rabu (20/5/2026). 

Meski demikian, perhatian terhadap Arsa terus mengalir. Pemerintah Desa Kauman dan Polsek Wiradesa telah memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bayi tersebut.

"Respons dari desa baik, langsung tanggap. Saya mengucapkan terimakasih," tuturnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kauman, Umul Khasanah, sejak mengetahui kondisi Arsa, pihak PKK bersama pemerintah desa bergerak cepat memberikan perhatian dan pemantauan rutin guna memastikan kebutuhan dasar bayi tersebut dapat terpenuhi, terutama dalam upaya mendukung persiapan operasi medis yang akan dijalani.

"Begitu mengetahui kondisi Adik Arsa, kami langsung tanggap. Setiap bulan kami pantau, dan kami juga meminta bantuan desa untuk memenuhi kebutuhannya, paling tidak susu untuk membantu tumbuh kembangnya," katanya.

Selain pemantauan kesehatan, PKK juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar kebutuhan mendesak Arsa dapat segera direspons.

Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, usulan bantuan akan disampaikan melalui forum PKD agar bisa segera ditindaklanjuti.

"Kalau ada sesuatu yang urgent, kami usulkan ke desa agar mendapatkan penanganan lebih cepat" tambahnya

Pendamping Sosial Kecamatan Wiradesa, Sumiyati, menambahkan bahwa berbagai langkah pendampingan terus dilakukan, mulai dari pengajuan bantuan Pemenuhan Hidup Layak melalui Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan ke Kementerian Sosial, pengusulan bantuan ke Baznas Kabupaten Pekalongan, hingga aktivasi PBI JKN-KIS untuk menjamin akses layanan kesehatan Arsa.

Baca juga: Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Ditutup Hingga 20 Februari 2026: Ada 7 Titik Rawan Longsor

'Kami terus mendampingi keluarga, dan mengupayakan agar bantuan yang dibutuhkan Arsa segera dapat direalisasikan," ujarnya.

Menurut Sumiyati, biaya operasi sebenarnya dapat ditanggung pemerintah.

Namun, keluarga masih membutuhkan dukungan untuk biaya transportasi menuju lokasi operasi, kebutuhan hidup selama proses pengobatan, serta yang paling mendesak saat ini adalah ketersediaan susu nutrisi khusus. (Dro)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved