Berita Kendal
Lagi, Warga Kendal Protes Tak Dapat Bansos, Langsung Kicep Usai Terungkap Fakta Ini
Kegagalan warga mendapat bansos bisa diakibatkan adanya pembaharuan graduasi data penerima bantuan, tak hanya persoalan judi online.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Polemik pemberian bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Kendal belum berakhir.
Sebelumnya warga protes akibat batal menerima bansos karena rekening terindikasi judi online.
Kini, ada lagi warga yang mengadu ke Dinas Sosial (Dinsos) beberapa waktu lalu.
Baca juga: BPS: Ekonomi Kendal Merangsek Naik, Pengangguran Perlahan Turun
• Wabah Chikungunya Serang Warga Sugiharjo Pati, Ciri Awal Nyeri Sendi Tak Bisa Gerak
• Operasi Pencarian Korban Longsor Pandanarum Banjarnegara Diperpanjang 3 Hari
Aduan dilayangkan karena warga tersebut tidak mendapat bantuan sosial, meskipun tidak terindikasi judi online.
Hal ini dinilai warga sebagai bantuan yang tidak tepat sasaran.
"Memang ada lagi yang mengadu karena sekarang sudah tidak terima bantuan lagi," kata Kepala Dinsos Kabupaten Kendal, Muntoha, Minggu (23/11/2025).
Diterangkannya, aduan itu tak hanya disampaikan 1 orang. Namun ada banyak orang yang mengadu dengan keluhan yang sama.
"Tidak hanya 1, tapi ada masih banyak yang ngadu seperti itu," ujarnya.
Setelah dilakukan pengecekan, Muntoha menerangkan jika status warga tersebut telah terdaftar di Desil 6.
Kategori ini masuk sebagai golongan menengah ke atas, yang tidak menjadi prioritas untuk menerima bantuan sosial reguler, seperti PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
"Ngakunya miskin dan tidak dapat bantuan sosial, tapi setelah dicek ternyata sudah masuk di Desil 6."
"Nah Desil 6 itu kategorinya sudah mampu," ungkapnya.
Muntoha kemudian menyarankan agar warga tersebut melakukan perbaikan data ke pemerintah desa setempat, jika masih bersikukuh ingin menerima bansos.
Setelah itu, pemerintah desa akan menerbitkan SPTJM atau Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak yang ditandatangani oleh Kepala Desa atau Lurah untuk menyatakan kebenaran data usulan bansos di wilayahnya.
Lanjut Muntoha, dokumen ini menegaskan bahwa data yang diajukan sudah diverifikasi.
| Sulap Numerasi Lebih Asyik, Tanoto Foundation Dapat Apresiasi Pemkab Kendal |
|
|---|
| Perusahaan Packaging Kertas Bangun Pabrik di Kendal, Investasi Tembus Rp 1,12 T |
|
|---|
| Bupati Tika Siapkan Bonus Rp50 Juta bagi Atlet Peraih Emas di Porprov Jateng |
|
|---|
| Nasib Oknum Nelayan Timbun Solar Subsidi di Kendal Terancam "Blacklist" |
|
|---|
| Oknum Nelayan di Kendal Diduga Jual Solar Subsidi untuk Keuntungan Pribadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251123-_-Kepala-Dinsos-Kabupaten-Kendal-Muntoha.jpg)