Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ratusan Pedagang Pasar Darurat Sorogenen Pekalongan Mulai Tinggalkan Lapak, Ini Alasan Mereka

Selain menolak wacana pemindahan pembangunan Pasar Banjarsari, mereka menuntut ada perbaikan fasilitas, serta mengeluhkan sepinya pengunjung.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Di tengah sepinya pembeli, sebagian pedagang Pasar Darurat Sorogenen Kota Pekalongan masih melakukan aktivitas jual beli, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Polemik pedagang yang menempati Pasar Darurat Sorogenen Kota Pekalongan masih berkecamuk.

Selain menolak wacana pemindahan pembangunan Pasar Banjarsari, mereka menuntut ada perbaikan fasilitas, serta mengeluhkan sepinya pengunjung.

Pedagang Pasar Senggol Sugihwaras Geram, Sebut Pemkot Pekalongan Seenaknya Sendiri Relokasi Mereka

Pedagang Minta Pemkot Pekalongan Berantas Oknum Yang Jual Belikan Lapak Pasar Senggol Banyuurip

Menurut Purwanto Sekretaris Pedagang Pasar Sentiling Pekalongan (P3SP), yang menempati Pasar Darurat Sorogenen, ada 200 pedagang dari total sekitar 1.300 orang meninggalkan lapaknya.

“Sepinya pengunjung karena banyak pedagang liar yang menggelar lapak di luar Pasar Darurat Sorogenen,” jelasnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (8/8/2019).

Dilanjutkan Purwanto, hal tersebut memaksa pedagang yang memiliki Kartu Identitas Pedagang (KIP) ikut pindah ke luar komplek pasar.

“Harusnya ada pendataan ulang lapak. Karena banyak lapak ditinggalkan dan pedagang memilih menggelar lapak di belakang pasar. Kalau tidak seperti itu omset pedagang bakal merosot,” katanya.

Pemkot Pekalongan Akan Pertahankan Luasan LP2B Sawah Seluas 508 Hektare

Tolong Perbaikan Saluran Air di Kali Lohji Dikebut! Desakan Warga Kepada Pemkot Pekalongan

Ia juga meminta agar Pasar Darurat Sorogenen dipasangi pagar di bagian belakang.

Serta segera dibangun tempat ibadah dan melakukan penangan sampah secara serius.

“Supaya lebih tertib jadi harus dipasangi pagar. Selain itu retribusi dan petugas jaga malam kami harap difungsikan. Hal tersebut juga untuk menambah pemasukan Pemkot,” paparnya.

Sementara itu, Nailul Falah pedagang lainnya memberikan komentar atas kekhawatiran wacana pemindahan Pasar Banjarsari oleh Pemkot.

Pemkot Pekalongan Lambat, DPRD: Sudah Setahun Sampah Pasar Darurat Sorogenen Tak Tertangani

Pedagang Pasar Senggol Sugihwaras Ngadu ke Dewan, Merasa Tidak Diperhatikan Pemkot Pekalongan

“Kami pedagang Pasar Banjarsari yang menempati Pasar Darurat Sorogenen, khawatir kalau wacana tersebut direalisasikan. Kalau benar-benar dipindah pasar akan semakin sepi mengingat jaraknya lumayan jauh."

"Untuk itu kami sepakat menolak wacana pemindahan dan memohon Pemkot agar segera menggelar pertemuan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Tukang Ojek Kambing Juga Kecipratan Berkah Jelang Iduladha, Sekali Jalan Bisa Dapat Rp 150 Ribu

Apes, COD Beli Sepeda Malah Dihajar Kawanan Pemuda, Uang Rp 5 Juta Milik Nur Sodik Juga Digondol

Mahasiswi UKSW Terpilih Jadi Duta Genre Jawa Tengah, Ini Cerita Pingkan Berkait Kependudukan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved