Kriminal Hari Ini

Pencuri Kotak Amal Musala Diarak Warga Tambahrejo Blora, Babak Belur Dihakimi Massa

Warga yang geram sempat menghakimi pencuri kotak amal musala dan mengaraknya ke Kantor Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora. 

Penulis: ahmad mustakim | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AHMAD MUSTAKIM
Tersangka pencuri kotal amal musala saat diamankan pihak kepolisian seusai dihajar dan diarak warga, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Lantaran kepergok warga saat mencuri kotak amal musala di Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, seorang pria diarak. 

Warga yang geram sempat menghakimi pelaku dan mengaraknya ke Kantor Kelurahan Tambahrejo. 

Pelaku sebelumnya sempat menjadi bulan-bulanan warga. 

Baca juga: 4 Terpidana Kasus Pemalsuan SK Terkait Perades Dieksekusi dan Dibawa Ke Rutan II B Blora

Baca juga: Kasus Pasutri Oknum Polisi, Kapolres Blora : Pecat atau Tidak Tunggu Putusan Sidang Kode Etik

Untungnya, pelaku diamankan polisi dan dibawa masuk ke mobil patroli. 

Aksi pencurian kotak amal itu diketahui seorang warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku saat masuk musala. 

Warga tersebut lalu masuk ke musala dan mendapati kotak amal sudah dalam kondisi rusak. 

"Dia langsung masuk musala."

"Saya curiga, saya ambil sapu, orangnya terus keluar," ucap warga setempat, Nyami kepada Tribunjateng.com, Jumat (30/9/2022).  

"Jadi dia langsung ambil terus dimasukkan tasnya," imbuhnya.

Baca juga: Gelar Layanan Pasang Alat Kontrasepsi Gratis di Rumkit DKT Blora pada Hari Kontrasepsi Dunia

Baca juga: Duh, Penyaluran Bantuan Warga Miskin di Blora Masih Gunakan Data 2011

Pelaku selanjutnya diteriaki dan ditangkap saat berusaha kabur menggunakan sepeda motor. 

"Tahu begitu, saya teriak maling, orang pada keluar."

"Isi kotak amal itu ada banyak, rencana hendak digunakan untuk acara Mauludan," ungkapnya. 

Aksi pencurian uang kotal amal di wilayah tersebut sudah sering terjadi. 

Pada pekan lalu, kejadian serupa juga terjadi. 

Namun pelaku gagal membawa kabur uang karena kotal amal dalam kondisi kosong. (*)

Baca juga: Proyeksi Ngesti Nugraha di 2023, PAD Kabupaten Semarang Naik 21,47 Persen

Baca juga: Tiga Poin Harga Mati Persipa Pati, Sabtu Sore Laskar Saridin Menjamu Persikab Bandung

Baca juga: Banyaknya Sepeda Listrik Terparkir di Trotoar, Ini Tanggapan Dishub Kota Semarang

Baca juga: BKPSDM Karanganyar Lakukan Pendataan Pegawai Non ASN, Ini Tujuannya

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved