Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mahasiswa Korban Mutilasi di Sleman

Rektorat UMY Membela Korban Mutilasi di Sleman: Redho Mahasiswa Berprestasi dan Aktif Berorganisasi

UMY menyebut Redho ternyata sedang melakukan kegiatan penelitian terkait kelompok LGBT di DIY sejak sekira tiga bulan lalu.

Editor: deni setiawan
kolase istimewa/tribun jogja
Redho Tri Agustian (kanan), mahasiswa UMY korban mutilasi di Sleman, Yogyakarta yang dikenal aktif. 

Tidak hanya itu, di mata teman-temannya, Redho adalah sosok yang ramah dan mudah berbaur.

Hal ini diungkapkan Lidya teman sekolah Redho di SMP Negeri 2 Pangkalpinang.

Dia mengatakan, Redho merupakan orang yang aktif dalam berbagai bidang.

Baca juga: Misteri Grup Facebook Tidak Wajar yang Jadi Awal Pembunuhan dan Mutilasi Mahasiswa di Yogyakarta

"Orangnya aktif ikut kegiatan di sekolah maupun di kampus, baik, ramah kepada siapa saja."

"Mudah berbaur juga, dia juga mudah disenangi orang," ungkap Lidya.

Hal senada pun diutarakan Vina yang merupakan rekan di SMA Negeri 4 Pangkalpinang, yang mengenal Redho sebagai orang yang baik dan selalu berbagi pengetahuan kepada rekan-rekannya.

"Redho mempunyai pribadi yang sangat baik, sangat ramah, anak yang tulus, dan selalu berbagi ilmunya kepada teman-temannya."

"Anak yang tidak sombong dan murah senyum, orang yang belum dekat sama dia juga merasa menjadi dekat karena dia orang yang sangat baik," ucap Vina.

Hal senada pun diutarakan Vina yang merupakan rekan di SMA Negeri 4 Pangkalpinang.

Dia mengatakan, Redho adalah orang yang baik dan selalu berbagi pengetahuan kepada rekan-rekannya.

"Redho mempunyai pribadi yang sangat baik, sangat ramah, anak yang tulus, dan selalu berbagi ilmunya kepada teman-temannya."

"Anak yang tidak sombong dan murah senyum, orang yang belum dekat sama dia juga merasa menjadi dekat karena dia orang yang sangat baik," ucap Vina. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sosok Redho Tri Agustian, Mahasiswa UMY Jadi Korban Mutilasi di Sleman, Dikenal Berprestasi dan Aktif Organisasi"

Baca juga: Sosok Nadia Nada Siswi MAN 2 Malang Peraih Skor Sempurna 1.000 UTBK SNBT 2023 Ini Rahasia Belajarnya

Baca juga: Desa Wisata di Blora Mulai Bergeliat, Tercatat Sudah 18 Desa Wisata

Baca juga: Tak Hanya di Sumowono, Korban Diduga Mafia Tanah di Kabupaten Semarang Juga Ada di Jambu

Baca juga: Bea Cukai Siap Hadapi Pemberangkatan Jamaah Umrah dari Bandara Jenderal Ahmad Yani

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved