Berita Internasional
Korban Tewas Kerusuhan di Nepal Bertambah Jadi 51 Orang
Sejak dimulai pada Senin (8/9/2025), gelombang demo Nepal yang berujung ricuh telah menewaskan setidaknya 51 orang.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
“Mari mencari jalan damai dan menghindari eskalasi lebih lanjut,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Situasi yang kian panas juga membuat Bandara Kathmandu ditutup.
Pemerintah India mengeluarkan imbauan agar warganya di Nepal tetap berlindung di tempat tinggal masing-masing serta mengikuti arahan keselamatan dari otoritas Nepal maupun Kedutaan Besar India di Kathmandu.
Gelombang protes ini terjadi lebih dari satu dekade setelah Jhalanath Khanal, yang pernah menjabat perdana menteri, mengundurkan diri pada 2011.
Kala itu, Khanal menyerahkan surat pengunduran diri setelah Partai Komunis Nepal (Marxis Leninis Bersatu) menyetujui keputusannya mundur dari jabatan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Kerusuhan di Nepal: 51 Orang Tewas dan 1.000 Orang Lebih Luka"
Baca juga: 6 Pemicu Demo Nepal hingga Perdana Menteri Undur Diri
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
| Spekulasi Pidato Netanyahu Punya "6 Jari": Benarkah PM Israel Gunakan AI untuk Tutupi Kematian? |
|
|---|
| USS Abraham Lincoln: Mengenal Lebih Dekat Pangkalan Udara Terapung Paling Mematikan Milik Amerika |
|
|---|
| Amerika Bantu Israel Serang Iran, Ini Kata Presiden Donald Trump |
|
|---|
| Pesawat Militer Jatuh Tewaskan 11 Orang, Warga Rebutan Muatan Uang yang Berhamburan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah3_20150609_163212.jpg)